Demensia

Damensia menjadi isu kesehatan yang cukup menyedot perhatian. Hal ini sebagai dampak meningkatnya populasi lanjut usia. Diperkirakan hingga tahun 2050 akan ada peningkatan kasus demensia hingga empat kali lipat di seluruh dunia.

Demensia bukan penyakit yang spesifik. Demensia sebenarnya merupakan kumpulan gejala pada kemampuan intelektual dan sosial yang berdampak pada terganggunya aktivitas sehari-hari. Secara umum, demensia adalah penyakit akibat hilangnya memori atau daya ingat, sehingga sering juga disebut “pikun”. Namun tidak semua hilangnya daya ingat adalah demensia. Pada demensia, setidaknya harus ada dua fungsi otak yang bermasalah. Selain hilangnya memori juga disertai dengan gangguan bahasa. Penderita demensia akan merasa bingung dan tidak bisa mengingat hal-hal sederhana, seperti nama-nama orang yang ia kenal. Perubahan kepribadian yang akan berdampak pada terganggunya kehidupan sosial juga akan dialami penderita demensia.

Gejala Demensia Read More

Statin, sebagai obat yang paling sering diresepkan untuk mencegah penyakit kardiovaskular, disuga kuat memiliki manfaat tambahan sebagai antioksidan, anti-inflamasi, dan antiplatelet. Dari sini maka ada bukti bahwa statin berpotensi mengobati penyakit-pnyakit syaraf. Tidak hanya stroke, tetapi juga penyakit syaraf lain seperti Alzheimer, parkinson, multipel sklerosis, dan tumor otak primer.

Statin adalah obat di lini pertama untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan aterosklerosis terkait hiperkolesterolemia. Meskipun dislipidemia bukan merupakan faktor risiko langsung dari stroke , namun ada data yang menunjukan bahwa insiden stroke menurun secara signifikan dengan pemberian statin. Berbagai penyakit syaraf yang bisa dicegah dengan statin diantaranya :

penyakit syaraf yang bisa dicegah dengan statin Read More

Kenali dini Penyakit Rematik

Tak kenal maka tak sayang, mungkin istilah ini tepat untuk menggambarkan ketakutan seseorang saat divonis oleh dokter menderita rematik. Rematik bukanlah akhir dari segalanya, oleh karena itu kenalilah sejak dini tanda-tandanya. Setiap jenis remaik memiliki gejala yang berbeda-beda. Jika dua orang mengeluh nyeri pada lutut belum tentu keduanya menderita jenis yang sama.

Ada baiknya kita mengenal gejala umum penyakit rematik, yaitu :

  1. Artralgia, gejala yang hanya ditemukan pada sendi berupa pegal linu dan tanpa gejala lainnya.

  2. Artritis atau radang pada sendi berupa bengkak, merah, nyeri, panas terasa pada sendi yang terkena dan umumnya sendi tersebut sulit di gerakkan.

Untuk Artritis Rematoid, ada beberapa gejala khusus yang harus sesegera mungkin di waspadai, yaitu :

  1. Demam, tubuh merasa lemah, nyeri di sekujur tubuh, kelelahan, tidak nafsu makan, penurunan berat badan dan adanya pembengkakan sendi.
  2. Pada 10% Penderita Artritis Rematoid gejala muncul segera tiba-tiba (akut) sebagai poliartritis (menyerang banyak sendi) yang berkembang cepat dalam beberapa hari. Umumnya menyerang sendi secara simetris. Dan sendi telapak tangan dan pergelangan tangan merupakan sendi-sendi yang pertama kali terkena. Terjadi kekakuan terutama pada pagi hari, kurang lebih 1 jam dan mengenai kedua sisi, kiri dan kanan.
  3. Kemampuan gerak berkurang. Sendi yang mengalami peradangan cenderung kaku dan memendek.
  4. Adanya benjolan (nodus) rematoid ekstrasinovium pada 20% penderita Artritis Rematoid. Biasanya terbentuk di jaringan bawah kulit (subkutis) diatas siku dan jari tangan.

Gejala Osteoartritis Read More

Apakah Penyakit Rematik itu?

Mitos :

Penyakit rematik adalah penyakit tulang

Fakta :

Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis diantaranya adalah Osteoartritis dan Rematoid artritis. Ostreoartritis paling sering menyerang sendi-sendi besar yang mendukung berat badan seperti sendi lutut, panggul, tulang belakang, punggung dan leher meski tidak tertutup kemungkinan menyerang daerah lain. Sementara rematoid artritis dikarenakan sistem imun yang menyerang lapisan atau membran sinovial sendi dan bisa melibatkan seluruh organ-organ tubuh, sehingga dapat menyebabkan kecacatan.
Siapa saja yang dapat terkena Penyakit Rematik?

Mitos :

Penyakit rematik hanya menyerang orang-orang berusia lanjut.

Fakta :

Penyakit rematik dapat menyerang semua orang, tua maupun muda baik pria maupun wanita, tergantung pada penyakit rematiknya. Pada rematik jenis osteoartritis umumnya menyerang orang-orang berusia diatas 45 tahun, sementara jenis Lupus Eritematosus menyerang wanita muda usia produktif tetapi dapat juga mengenai setiap orang.

Pria lebih rentan terserang Gout.

Mitos dan fakta tentang rematik Read More

Hari ini saya kedatangan pelanggan yang Bapaknya kena kanker paru sudah stadium IV. Bapaknya sudah minta pulang saja dari rumah sakit, makanya mencari sewaan hospital bed dari Griyakami Homecare. Suka miris kalo dengar ada keluarga dengan penyakit keras seperti ini yang secara kasar bisa dibilang lagi nunggu akhir hidup. Bagaimana ya, menyemangati mereka termasuk keluarga dekat yang sakit? Kebetulan beberapa hari yang lalu saya membaca di internet tentang buah sirsak. Saya suka sekali jus sirsak….rasanya manis-manis asam. Ketika saya menyuruh pembantu untuk membelikan jus sirsak yang gak pake es batu untuk buka puasa saya, katanya udah kehabisan. Anak saya lalu bilang, sukanya yang aneh2 siy…..!! Tapi ternyata dari bacaan tentang buah sirsak itu ada sesuatu yang membuat saya makin suka buah ini. Saya copy paste aja ya….. (mudah2an bermanfaat)

Buah Sirsak, Pembunuh Kanker (Terjemahan Bebas) Soursop, buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo. Tapi kenapa kita tidak tahu? read more

Halaman Berikutnya »