Pada umumnya pasien yang mengalami kelumpuhan pada bagian kaki atau akibat berbaring terus menerus maka ujung jari-jari kaki lama kelamaan akan tertarik kebawah [posisi kaki menjinjit] atau telapak kaki melengkung dikarenakan otot kaki yang melemah dan mengecil.

Untuk mencegah atau mengurangi hal tersebut diatas, pasien dapat memakai Foot Positioning Support yaitu “alat penyangga kaki” semacam sepatu fiber khusus yang berbentuk seperti huruf “L”. Pada bagian telapak kaki dan sepanjang betis kaki ada bantalan khusus.

Sepatu khusus ini mempunyai ukuran tertentu [S,M,L] yang disesuaikan dengan kaki pasien.

ankle-foot-orthosis-physiotherapy-aids
ankle-foot-orthosis-physiotherapy-aids

Sepatu khusus ini dapat dipergunakan terutama pada saat pasien berbaring ditempat tidur maupun pada saat duduk di kursi roda. Namun setiap 2 jam sekali sepatu tersebut harus dilepas. Selain itu untuk pemakaian sepatu ini pasien disarankan memakai kaos kaki atau stocking khusus anti varises (anti-embolism stocking).

Untuk melatih agar otot kaki tidak kaku, perlu adanya terapi untuk kaki seperti pemijatan, gerakan mengusap kulit disekitar kaki atau gerakan untuk posisi naik-turun kaki. Gerakan terapi ini tergantung pada kebutuhan pasien dimana tujuan utamanya adalah merangsang syaraf-syaraf pada kaki dan mencegah kekakuan otot. Sedangkan untuk mencegah kulit kering, biasanya diperlukan cream atau gel khusus yang tidak mengandung alkohol dan disesuaikan dengan kondisi kulit pasien.

Pada intinya sepatu khusus ini hanya untuk melatih dan membantu menempatkan telapak kaki pada posisi yang benar, bukan untuk menyembuhkan syaraf pada kaki. Untuk aturan lama dan posisi pemakaian sepatu khusus pada masing-masing pasien berbeda, sesuai dengan anjuran ahli medis atau therapis. (en)

oksigen 1m3-complete

oksigen 1m3-complete

Oksigen tank 1M³ biasa di gunakan pasien yang memerlukan oksigen sewaktu-2 atau sebagai cadangan, terutama untuk pasien yag sedang melakukan perjalanan, misalnya sedang check up ke Rumah Sakit, dll. Oksigen ini sudah dilengkapi dengan regulator dan trolley (roda).

hospital-bed-manual-1-cranks

hospital-bed-manual-1-cranks

Hospital bed 1 crank banyak di jumpai klinik – klinik rawat inap, rumah sakit kelas tiga dan lain – lain. Hospital bed ini hanya bisa 1 fungsi yaitu menaikkan dan menurunkan bagian kepala saja.

Hospital Bed secara garis besar ada 2 jenis yaitu : electric dan manual.Electric maupun manual terbagi lagi menjadi 1 crank, 2 crank, 3 crank, dan 4 crank. Yang paling umum digunakan adalah tempat tidur 3 crank seperti contoh gambar di-bawah ini.

hospital-bed-manual-3-cranks3Yang disebut manual, karena untuk merubah posisinya menggunakan tenaga manusia dengan cara di putar bagian engkol atau putarannya (3 engkol/putarannya nya ada di bagian kaki bed ; terlihat pada gambar). Sedang jika memakai electric maka untuk merubah posisi kita hanya menggunakan remote control. Semuanya memakai tenaga listrik. Jenis tempat tidur yang memakai tenaga listrik ini banyak digunakan di ruang ICU, ruang2 special care di rumah sakit, atau ruang2 VIP. Ini contoh tempat tidur electric/listrik.

hospital-bed-electric-4-section2Jenis tempat tidur listrik untuk pemakaian di rumah harus diperhitungkan listrik di rumahnya. Artinya se-waktu2 listrik mati maka tempat tidur tidak bisa di rubah2 posisi kecuali rumah kita memakai genset. Tempat tidur ini biasanya dilengkapi dengan kasurnya. Tetapi untuk pasien yang terus menerus di tempat tidur diperlukan kasur tambahan untuk mencegah terjadinya dekubitus.

Nama kasur tambahannya alpha-bed atau kasur anti dekubitus.

care-guard-app-pump-and-pad2

Kasur ini akan terus bergelombang, bergantian gelembungnya, seperti memijat. Kasur anti dekubitus ini diletakkan diatas kasur busa tempat tidur itu sendiri.

Nah sekarang cara meletakkan tempat tidur di kamar sebaiknya tidak mepet ke dinding.
Pasien yang tidur terus menerus diatas tempat tidur, perlu dilakukan tindakan seperti misalnya,miring kiri/kanan, gosok punggung atau pada waktu lap badan. Biasanya tidak cukup seorang yang melaksanakannya. Dan biasanya berdiri di kiri dan kanan tempat tidur. Makanya bagian yang mepet tempat tidur sebaiknya bagian kepala saja. Lalu samping kiri kanan tempat tidur dekat kepala bisa diletakkan meja untuk tempat suction pump, oxymeter dll peralatan yang diperlukan pasien.

NEBULISER

NEBULISER

Nebuliser Di gunakan untuk mengobati asma, alergi dan ganguan sistem pernapasan lain. Pemberian obat dapat lebih efisien dan Nebulasi yang tinggi menjamin durasi pemberian obat yang lebih optimal.Dengan pemakaian Nebuliser akan meninggalkan sedikit sisa obat.Alat Nebuliser akan mengeluarkan uap untuk di semprotkan dan di hirup oleh pasien.Nebuliser banyak juga di gunakan di ruangan tempat praktek dr anak kecil.

Cara Pasang dan Pemakaian Alat Nebuliser

Pisahkan tempat obat dari Main Unit kemudian masukkan obat kedalam tempat obat, pasang kembali tempat obat kemain menu, setelah itu pasang tutup adaptor, kemudian nyalakan dengan menekan on 0f yang ada di alat Nebuliser.

Cara Perawatan Nebuliser

Tempat untuk memasukkan obat harus meletakkannya dengan hati – hati karena tempat itu sangat tipis dan mudah bocor kalau terkena benda agak tajam. Tetapi kerusakan tempat itu akan rusak dalam jangka waktu lama karena pengikisan baru di ganti. Selain itu yang perlu di perhatikan juga setelah pemakaian sisa obat akan tersisa di antara penyaring uap kalau terlalu lama tidak di buang akan mempengaruhi cara kerja Nebuliser uap akan tersendat keluar karena di tempat itu akan membentuk kristal kotoran, cukup di bersihkan dengan tissu atau lap kering.