ARTIKEL

Profil Pelanggan

irvan-nugraha1Irfan Nugraha (15 th), adalah sosok remaja periang, cerdas dan penuh percaya diri walaupun dengan cacat tubuh akibat Cerebral Palsy [CP] yang disandangnya sejak lahir. Dia adalah anak semata wayang dari Bp. Hendi Istiawan dan Ibu Siti Khoeriyah (Ibu Ria).  Sang ibu masih aktif bekerja sebagai kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah, Subang, Jawa Barat.

Allah SWT memberkahi suatu kelebihan kepada remaja cerdas yang kini duduk di bangku SMPLB (setaraf dgn SMP) kelas 3, Trituna Subang. Irfan mengikuti pelajaran disekolah secara verbal, artinya ia merespon pelajaran sekolah maupun komunikasi umum dengan cara interaksi pembicaraan langsung. Irfan berkeinginan untuk bersekolah di SMA umum, berhubung didaerahnya belum ada SLB yang setingkat dengan SMA.

Walaupun Irfan tidak dapat menulis dengan tangannya tetapi ia mempergunakan ibujari kakinya untuk mengetik menggunakan komputer, men-dial handphone atau menggunakan remote kontrol TV. Yang lebih hebat lagi, Irfan yang senang bergaul dan mempunyai banyak teman ini mempunyai hobby bermain sepak bola! Untuk mengerjakan kegiatan sehari-hari dia mengandalkan kursi roda, dimana keseimbangan tubuh dan kaki-kakinya dipergunakan untuk mengendalikan kursi rodanya. Tidak heran menurut sang ibunda, dengan seabrek kegiatan fisik ini Irfan telah berganti kursi roda (standard) 4 kali dan secara rutin bisa berganti sepatu 2 kali dalam setahun.

Untuk pertama kalinya, sekitar bulan Februari 2007, dr. Reggie Panggabean, SpS [dokter spesialis syaraf] yang telah merawat Irfan sejak usia 3 tahun, memperkenalkan Irfan kepada Griyakami Homecare untuk konsultasi rehab sekaligus memesan alat medis khusus penderita CP.

Salah satu pelayanan Griyakami Homecare dalam membantu penderita Cerebral Palsy, selain konsultasi terapi rehab adalah mendesain dan membuat Alat Bantu Medis Khusus, seperti kursi roda, walker khusus (alat bantu jalan) dan alat bantu medis khusus untuk pasien penyandang cacat lainnya. Dimana alat bantu tersebut selain pasien dapat melatih anggota tubuhnya, juga membantu mobilitas pasien dalam melakukan kegiatan sehari-hari atau minimal suatu saat mereka mampu mengerjakan pekerjaan sederhana tanpa bantuan orang lain.


Pada Griyakami Homecare, dr. Novitri Maulana yang akrab dipanggil dr. Vitri – dokter spesialis rehab Griyakami dan Ibu Lydia Kidarsa, ahli bioteknik (designer pembuat alat medis) saling bekerjasama dengan tekun menangani perawatan pasien CP dan pembuatan alat medis khusus untuk Irfan, yaitu berupa kursi roda khusus dan walker (alat bantu jalan).

Disebut alat medis khusus, karena alat medis ini didesain secara khusus disesuaikan dengan kasus penderita, postur, ukuran tubuh dan kebutuhan pasien. Alat medis khusus ini juga berguna untuk memperbaiki posisi postur tubuh pasien dengan cara memberi bantalan atau penyangga khusus dibagian tubuh yang perlu diperbaiki. Sebagai contoh: walker khusus CP, tidak hanya sebagai alat bantu berjalan namun selain untuk melatih pasien agar dapat berdiri sendiri tanpa bantuan. Alat ini ada juga yang dilengkapi dengan board mungil semacam tempat duduk yang bisa dibongkar/pasang jika pasien ingin duduk atau lelah latihan.


Proses pembuatan alat medis khusus ini bertahap, mulai dari konsultasi medis, mendesain alat hingga barang siap pakai. Dalam pembuatan ini juga diperlukan pengukuran tubuh pasien dan ‘fitting‘ yang gunanya agar alat medis tersebut benar-benar sesuai dengan kondisi kebutuhan pasien, dan hal yang terpenting adalah membantu memperbaiki postur pasien pada posisi yang seharusnya.

Dalam hal ini keahlian ibu Lydia yang mendesain dan memodifikasi alat tersebut agar dapat dipergunakan dalam jangka waktu panjang, yang disesuaikan dengan ukuran tubuh, postur dan kondisi pemakaian.

Sebagaimana dikemukakan oleh dr. Vitri, bahwa penderita CP disarankan menjalankan fisiotherapy rutin, minimal latihan seperti kegiatan sehari-hari dirumah, misalnya latihan berdiri, melatih keseimbangan dan menggerakkan anggota tubuh. Terapi ini sangat berguna untuk merangsang otot dan syaraf serta melatih tulang-tulang pada bagian tubuh tertentu. Karena jika otot yang kurang dilatih dapat menyebabkan kekakuan, kelemahan atau pengecilan otot. Dan tulang yang tidak dilatih ada kemungkinan dapat menyebabkan osteoporosis (pengeroposan tulang).


Kini, dengan kursi roda khusus dan walker barunya kami harapkan Irfan terus berlatih dan dapat menjalankan kegiatan sehari-harinya dengan lebih nyaman. Sementara perjuangan dan kasih sayang kedua orangtuanya tak akan pernah putus untuk memberi dorongan semangat sang anak untuk terus berlatih agar menjadi pemuda cerdas yang mandiri kelak. Selamat berjuang Irfan, raih dan kejarlah cita-citamu setinggi langit. (pt/en)

2 Tanggapan to 'ARTIKEL'

Subscribe to comments with RSS atau TrackBack to 'ARTIKEL'.

  1. shohih said,

    alhamdulillah…………griyakami home care berhasil membantu penderita cp. selamat!!! Tolong kami diberi saran. Anak kami 6,5 th penderita cp. Kami tinggal di Gresik, Jawa timur. Apa ang harus kami lakukan untuk anak kami???

  2. griyakami said,

    Terimakasih Bpk/Ibu Sohih.
    Apa Bapak/Ibu sudah coba berkonsultasi dengan dokter rehab/dokter syaraf setempat?
    Jika belum, sebaiknya Bapak/Ibu coba berkonsultasi dengan dokter rehab/dokter syaraf anak yang ada di daerah Gresik, Jawa Timur.
    Mohon maaf sebelumnya, kami bukan dokter jadi takut salah memberi saran🙂
    Yang pasti Bapak/Ibu harus tetap bersabar dalam menghadapi anak Bapak/Ibu.
    Allah selalu memberi kekurangan pasti dengan kelebihannya, galilah pontensi yang dimiliki anak, semangat ya Bu/Pak🙂

    Wassalam,
    PT GRIYAKAMI
    Jl. Brantas No.7
    Bandung 40114
    Phone: (022) 7272416, (022) 70567947


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: